Pemirsa Blog Yth,

Aktivitas beternak kambing sudah banyak dilakukan di berbagai daerah di tanah air, baik itu yang diwariskan secara turun temurun oleh keluarga maupun yang dilakukan oleh peternak baru yang hadir melalui berbagai macam back ground.

Pada postingan ini kami memuat beberapa istilah yang banyak digunakan dalam beternak/breeding secara umum, dengan harapan apabila si peternak melakukan pencatatan/recording terhadap ternaknya, maka dapat menggunakan istilah-istilah yang baku. Dengan demikian data hasil pencatatan bisa dimanfaatkan untuk penelitian dan pengembangan baik oleh si peternak itu sendiri maupun oleh berbagai pihak yang kompeten. Berikut adalah istilah-sitilah dalam beternak/breeding :

  1. Pembibitan adalah kegiatan budidaya menghasilkan bibit ternak untuk keperluan sendiri atau untuk diperjualbelikan.
  2. Bibit ternak adalah semua hasil pemuliaan ternak yang memenuhi persyaratan tertentu untuk dikembangbiakkan.
  3. Spesies adalah sekelompok ternak yang memiliki sifat-sifat genetic sama, dalam kondisi alami dapat melakukan perkawinan dan menghasilkan keturunan yang subur.
  4. Rumpun adalah sekelompok ternak yang mempunyai ciri dan karakteristik luar serta sifat keturunan yang sama dari satu spesies.
  5. Galur adalah sekelompok individu ternak dalam satu rumpun yang dikembangkan untuk tujuan pemuliaan dan/atau karakteristik tertentu.
  6. Pemuliaan ternak adalah rangkaian kegiatan untuk mengubah komposisi genetik pada sekelompok ternak dari status rumpun atau galur guna mencapai tujuan tertentu.
  7. Pemurnian adalah upaya untuk mempertahankan rumpun dari jenis (spesies) ternak tertentu.
  8. Persilangan adalah cara perkawinan, dimana perkembangbiakan ternaknya dilakukan dengan jalan perkawinan antara hewan-hewan dari satu spesies tetapi berlainan rumpun.
  9. Seleksi adalah kegiatan memilih tetua untuk menghasilkan keturunan melalui pemeriksaan dan/atau pengujian berdasarkan kriteria dan tujuan tertentu dengan menggunakan metoda atau teknologi tertentu.
  10. Silsilah adalah catatan mengenai asal-usul keturunan ternak yang meliputi nama, nomor dan performan dari ternak dan tetua penurunnya.
  11. Uji performan adalah pengujian untuk memilih ternak bibit berdasarkan sifat kualitatif dan kuantitatif meliputi pengukuran, penimbangan dan penilaian.
  12. Sertifikasi bibit adalah proses penerbitan sertifikat bibit setelah melalui pemeriksaan, pengujian dan pengawasan serta memenuhi semua persyaratan untuk diedarkan.
  13. Village Breeding Center yang selanjutnya disingkat VBC adalah suatu kawasan pengembangan peternakan yang berbasis pada usaha pembibitan ternak rakyat yang tergabung dalam kelompok peternak pembibit.
  14. Kawasan sumber bibit adalah wilayah yang mempunyai kemampuan dalam pengembangan bibit ternak dari rumpun tertentu baik murni ataupun persilangan secara terkonsentrasi sesuai dengan agroekosistem, pasar serta dukungan sarana dan prasarana yang tersedia.
  15. Wilayah sumber bibit ternak adalah suatu agroekosistem yang tidak dibatasi oleh administrasi pemerintahan dan mempunyai potensi untuk pengembangan bibit ternak dari spesies atau rumpun tertentu.
  16. Unit pembibitan ternak adalah wilayah sumber bibit dasar (foundation stock) dan bibit Induk (breeding stock) yang dilengkapi dengan stasiun uji performan.

Semoga bermanfaat, Salam Exotics Farm Indonesia.

* Dikutip dari :

PEDOMAN PEMBIBITAN KAMBING DAN DOMBA YANG BAIK (GOOD BREEDING PRACTICE)

PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 57/Permentan/OT.140/10/2006