Pemirsa Blog Yth.
Standar Nasional Indonesia (SNI) merekomendasikan nutrisi pakan untuk kambing harus memenuhi Protein Kering (PK) > 16% dan Total Digestable Nutrient (TDN) > 65%, atau mengacu pada tabel kebutuhan pakan dari NRC (National Research Council) for sheep & goat.
Apabila kebutuhan nutrisi pakan tersebut hanya dipenuhi oleh pakan hijauan yang diberikan, maka hijauan tersebut harus dipastikan memiliki kandungan protein kasar yang tinggi dengan jumlah banyak dan variasi cukup baik. Nah, jika lokasi tempat kita beternak tidak didukung oleh lingkungan sekitar yang mampu menyediakan pakan hijauan yang berkualitas, maka pakan hijauan tersebut harus kita budidayakan sendiri, bisa dibayangkan berapa jumlah lahan yang harus kita siapkan untuk membudidayakan hijauan tersebut. Mengingat beberapa jenis hijauan seperti leguminosa dan kacang-kacang memiliki siklus pemanenan yang cukup lama. Di sisi lain budidaya hijauan pakan juga memiliki konsekuensi penambahan biaya yang akan timbul yaitu untuk investasi lahan baik sewa ataupun beli.
Bagi para peternak yang secara intensif membudidayakan ternaknya, penggunaan pakan tambahan adalah salah satu solusi untuk menjawab uraian di atas, harapannya adalah kebutuhan gizi ternak terpenuhi baik untuk tumbuh, produksi susu/daging dan reproduksi. (more…)











