Dear Pemirsa Blog Yth.

Kecukupan nutrisi pokok pada ternak kambing perah harus diperhatikan. Kebutuhan nutrisi tersebut digunakan untuk pertumbuhan, reproduksi, laktasi, gerak dan kerja. Oleh karena itu, pemberian pakan haruslah memperhitungkan semua kebutuhan tersebut. Dengan kata lain, pemberian pakan disesusaikan dengan kebutuhan ternak.

Hijauan merupakan pakan utama bagi ternak kambing perah. Namun demikian, pemberian pakan penguat (konsentrat) sangat diperlukan agar ternak dapat berproduksi optimal. Pakan hijauan yang diberikan minimal terdiri dari 3 macam hijauan, yaitu jenis rumput, legume (kacang2an) dan daun-daunan. Adapun jenis pakan penguat (tambahan) berupa campuran beberapa limbah hasil pertanian, seperti dedak padi, dedak gandum (polard), bungkil inti sawit, bungkil kelapa, molasses serta mineral dan vitamin.

1.Pakan untuk kebutuhan hidup utama ternak kambing perah
Kebutuhan gizi untuk kebutuhan hidup pokok pada ternak kambing perah, merupakan kebutuhan yang paling rendah dalam siklus hidupnya. Umumnya kebutuhan ini dapat dipenuhi dari asupan pakan hijauan. Kambing perah akan memperoleh gizi, khususnya energy dan protein untuk kebutuhan hidup utamanya dari hijauan berkualitas baik. Apabila kualitas pakan hijauan yang diberikan kurang baik, ternak perlu diberikan pakan tambahan, seperti dedak padi dan onggok.
Pemberian pakan hijauan dari jenis legum (kacang2an) akan menambah pemenuhan kebutuhan protein pada ternak kambing perah. Cara ini yang paling mudah dan murah dilaksanakan oleh peternak dipedesaan. Beberapa makanan ternak jenis legume yang banyak ditanam adalah lamtoro, kaliandra, glirisidia dan turi. Adapun penambahan mineral sangat dianjurkan untuk mengatasi kemungkinan kurangnya asupan mineral dari pakan hijauan. Beberapa mineral yang bisa diberikan adalah garam dapur, kapur, tepung tulang dan mineral mix.

(more…)


Jagung

Sumber : Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur – Situs Resmi
http://www.disnak-jatim.go.id : 6 August, 2009

Tanaman jagung memiliki nilai ekonomis yang tinggi, bukan saja dari hasil buahnya. Hasil ikutannya pun memiliki nilai ekonomis antara lain sebagai bahan bakar, keperluan industri kertas termasuk kebutuhan pakan ternak. Meski hamparan tanaman jagung dapat kita jumpai di beberapa daerah di Indonesia, namun ketersediaan jagung tidaklah berlangsung sepanjang tahun.
Pemanfaatan tanaman jagung, pemanfaatan hasil ikutan tanaman jagung berupa batang dan daun yang masih muda, dikenal sebagai jerami jagung dimanfaatkan sebagai hijauan pakan ternak sudah banyak dilakukan petani, namun belum seluruhnya optimal pemanfaatannya. Selain diberikan pada ternak sebagai hijauan segar, jerami jagung juga dapat diberikan sebagai hijauan pakan ternak yang mengalami proses pengolahan teknologi pakan dalam bentuk hay dan silase.
Seiring berkembangnya daerah-daerah sentra tanaman jagung yang berguna untuk memenuhi kebutuhan industry pakan ternak, tidak menutup kemungkinan juga dapat dikembangkan menjadi kawasan daerah potensi petani penghasilan olahan hijauan hasil ikutan tanaman jagung berupa silase dan hay akan memberikan nilai tambah padapendapatan keluarga petani.
(more…)


 

Dear Pemirsa Blog Yth.

Gambar-gambar di atas adalah salah satu koleksi pejantan kambing etawa super milik kami yang diberi nama “Gading Prabu”.

Gading Prabu, adalah lurik Sumar Tua yang kami peroleh dari Boyolali.

Selamat menikmati, salam EFI.


Dear Pemirsa Blog Yth.

Selamat Tahun Baru 2014.

Semoga Anda semua, sehat walafiat dan sukses selalu.

Gambar-gambar di atas adalah koleksi pejantan kambing etawa super milik kami yang diberi nama “Gajah Kulon”.

Gajah Kulon adalah anaknya Bagong Kliwon (Putune Basuki).

Selamat menikmati, salam EFI.


Dear Pemirsa Blog Yth,

Kambing Peranakan Etawa begitu popular di Tanah Jawa atau di Indonesia.

Menurut sejarah kambing ini asal muasalnya dikembang biakkan di Kaligesing Purworejo Jawa Tengah. Dalam rangka melestarikan, menjaga  dan mengenang sejarah ini, maka Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Pertanian, memutuskan perubahan nama Kambing Peranakan Etawa ini menjadi Kambing Kaligesing.

Berikut adalah kutipan Keputusan Menteri dimaksud :

MENTERI PERTANIAN

REPUBLIK INDONESIA

 

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN

NOMOR 2591/Kpts/PD.400/7/2010

TENTANG

PENETAPAN GALUR KAMBING KALIGESING

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI PERTANIAN,

(more…)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 46 other followers